Pemerintah Siapkan Cetak Biru Konglomerasi Koperas

Blueprint atau cetak biru konglomerasi gerakan perkoperasian nasional melalui perkuatan sistem kelembagaan segeraga disiapkan. Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Untung Tri Basuki menjelaskan konglomerasi koperasi yang dicanangkan melalui Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (Gemaskop) berbeda maknanya dengan konglomerat pada umumnya.
“Ciri khas koperasi adalah dimiliki oleh orang banyak. Sesuai dengan undang-undang antimonopoli No.5 Tahun 1999, koperasi memang diperbolehkan melakukan monopoli dalam menjalankan kegiatannya.” papar Untung Tri Basuki. Meski diberi peluang melakukan praktik monopoli, akan tetapi koperasi tidak pernah melakukan tindakan tersebut karena dasar filosofinya bukan untuk menguasai pasar demi kepentingan individu, imbuhnya.

Koperasi di Indonesia saat ini mampu menguasai berbagai sektor bisnis, tanpa melakukan praktik monopoli. “Konsep perkoperasian di Indonesia memang menganut sistem demokrasi untuk kesejahteraan banyak orang.”
Konglomerasi koperasi, lanjutnya, akan menjadi kenyataan setelah koperasi bersinergi saling mendukung. “Misalnya, penguasaan satu industri dari hulu hingga hilir. Jika mempunyai peternakan sapi, maka bisa menghasilkan- susu, mendirikan pabrik pengolah susu dan seterusnya.”
Menurut Untung koperasi sudah saatnya bergaul dalam kancah internasional, jangan terus berkutat dengan perjuangan sendiri-sendiri. “Untuk merealisasikan konglomerasi di dunia koperasi, kami tinggal menunggu input dari beberapa lembaga terkait,” kata Untung Tri Basuki.

sumber: Bisnis Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s