Eksekutif Koperasi: Pengurus atau Manajemen?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian besar koperasi di tanah air dikelola oleh pengurus koperasi yang merupakan anggota koperasi. Koperasi yang mempercayakan pengelolaan koperasi kepada tim manajemen masih bisa dihitung dengan jari. Kebanyakan pengurus nyemplung mengelola koperasi karena beragam alasan, mulai dari efisiensi biaya hingga takut terjadi penyimpangan dana jika dipercayakan ke manajemen.

Sebagai pengelola koperasi, hal yang diutamakan oleh eksekutif adalah kompetensi dan profesionalitas. Bukan masalah ybs berasal dari anggota atau bukan. Sehingga, sudah seharusnya eksekutif atau pengelola koperasi diisi oleh tenaga profesional yang mempunyai kemampuan manajerial. Proses rekrutmen eksekutif pun harus jelas dan transparan seperti di lembaga usaha lain.

Bagaimana posisi pengurus? Sebagai pemilik koperasi, karena merupakan anggota, pengurus berperan sebagai pengawas koperasi. Tugasnya melakukan pengawasan dan monitoring terhadap koperasinya. Selain itu, tugas pengurus adalah menetapkan kebijakan koperasi. Tentunya ini terkait dengan dengan tugasnya sebagai wakil anggota. Sehingga, tugas pengurus adalah mewakili anggota bukan mengelola koperasi. Kalaupun pengurus ‘terpaksa’ mengelola koperasi, maka ybs harus memiliki kemampuan manajerial di bidangnya.

2 thoughts on “Eksekutif Koperasi: Pengurus atau Manajemen?

  1. Setuju sekali bahwa pengelola koperasi harus memiliki persyaratan untuk bisa memajukan koperasi. yang mudah di kenali barangkali jam terbang yang cukup dalam usaha yang digeluti oleh koperasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s