Di Dunia, Menteri Koperasi Itu Langka

Koperasi di Indonesia semestinya dijadikan sesuatu yang biasa. Demikian komentar tokoh koperasi Drs. Sularso. “Koperasi jangan aneh-aneh, jadikan sesuatu yang biasa saja,”ujarnya di depan puluhan tokoh koperasi dalam Diskusi Sistem Pengembangan Koperasi, Rabu (22/6). Hal yang tidak biasa, salah satunya keberadaan Menteri Koperasi. “Menteri Koperasi itu langka keberadaannya di dunia. Kita berjuang mati-matian untuk keberadaannya,” ujarnya.
Lantas pertanyaannya, adakah pengaruh significant keberadaan Kementerian ini bagi kemajuan koperasi. Terlebih dibandingkan dengan negara lain. “Koperasi di Belanda maju, tapi tidak ada Menteri Koperasinya. Di Indonesia bagaimana?” Jadikanlah koperasi barang biasa yang menjadi bagian perekonomian Indonesia,imbuhnya.
Koperasi di Indonesia terdengar gaungnya hanya pas peringatan Hari Koperasi, 12 Juli. Seperti yang dituturkan Hendri Saparini usai Seminar Marketing in Crisis di Smesco Promotion Center, Gatot Subroto. “Koperasi di Indonesia lekat dengan politik. Dan gaungnya baru terasa saat ada perayaan ulang tahun koperasi dan saat kampanye. Setelah hari koperasi, koperasi tidak dibicarakan lagi. Seharusnya tidak demikian,” jelas ekonom Econit ini. Menurutnya, kalau koperasi di Indonesia ingin maju, harus berbasis pertanian. Terlebih, Indonesia merupakan negara agraris. “Tapi, tanpa dukungan infrastruktur dan pembiayaan dari pemerintah akan sulit diwujudkan,” jelasnya.
Sependapat dengan Hendri, Sularso pun mengatakan justru sektor yang potensial digerakkan melalui berkoperasi yakni pertanian, di Indonesia malah tidak berkembang. “Yang cocok dengan prinsip-prinsip koperasi di Indonesia itu pertanian. Harusnya ini yang menjadi prioritas. Koptan, KUD seharusnya menjadi pelaku utama.”
Ditambahkannya, selain itu juga perlu dikembangkan koperasi kredit pertanian sebagai akses pembiayaan kaum petani.Selain itu, juga perlu bank pemerintah yang mengurusi koperasi. “Bank koperasi itu bukan bank milik koperasi.”
Sularso juga menegaskan perlunya pembagian tugas membina koperasi bukan hanya di Kementerian Koperasi. “Yang membina koperasi pertanian ya Menteri Pertanian. Kalaupun Menteri Koperasi membina UKM, harusnya yang dibina UKM yang berkoperasi,” tegasnya.

One thought on “Di Dunia, Menteri Koperasi Itu Langka

  1. Banyak yang aneh memang di koperasi, termasuk para pejabatnya, bicaranya kadang ngawur, gahkan ada yang susah membedakan UKM dan Koperasi, mestinya kan sudah jelas kalau para UKM bergabung dibentuk menjadi koperasi. Bukan kegiatan koperasi yang di giring menjadi kegiatan UKM.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s