Ini Dia Sisi Lain Osama

20 10 2009

VIVAnews – Orang mengenal Osama bin Laden sebagai buron teroris nomor wahid dunia. Jarang sekali orang mengetahui sisi lain dari kehidupan Osama.

Istri pertama Osama, Najwa bin Laden menguak realitas lain dari sosok yang dianggap bertanggung jawab di balik sejumlah aksi teror, termasuk aksi teror fenomenal, peledakan gedung kembar World Trade Centre, New York, pada 11 September 2001.

Seperti ditulis dalam bukunya, Najwa mengatakan Osama adalah sosok ayah yang sangat disiplin. Osama tak ragu memukul anaknya yang tersenyum sangat lebar, hingga terlihat deretan giginya.

Di sisi lain Osama punya kegemaran berkebun bunga matahari dan menganggap mobil sport laiknya istri pertamanya.

Di rumahnya, Osama mengharamkan pemakaian alat-alat elektronik. Dia juga memerintahkan anak-anak lelakinya mendaki gunung pasir di gurun tanpa membawa air. Tujuannya, agar sang anak kuat.

Bukan tanpa alasan Osama berlaku keras pada keluarganya. Itu terkait keputusan Osama untuk menyingkir ke Sudan, sebagai bentuk perlawanan pada keluarga kerajaan Arab yang mempersilakan tentara Amerika Serikat bermarkas di sana.

Belajar tidur di tempat terbuka dan tak nyaman, serta mendaki gurun pasir, bagi Osama, adalah cara dia mempersiapkan anak-anaknya menghadapi kehidupan sulit dan keras.

Najwa (saat itu 15 tahun) menikahi Bin Laden yang saat itu berusia 17 tahun. Perkawinan itu membuahkan tujuh anak lelaki dan empat anak perempuan.

Najwa bukan satu-satunya istri. Osama memiliki total enam istri yang ditempatkan di rumah-rumah terpisah di Arab Saudi dan Sudan.

Peraturan yang diberlakukan untuk keenam istrinya sama, mereka tak boleh menggunakan peralatan elektronik.

“Ayahku tak akan mengijinkan ibu untuk menyalakan pendingin udara, meski AC sudah terpasang di apartemen kami,” kata putra Osama dan Najwa, Omar, seperti dimuat laman Telegraph.

“Dia juga tak mengijinkan ibu menggunakan kulkas yang berdiri di dapur,” tambah dia.

Namun, ada satu hal dalam diri Osama yang membanggakan untuk anak-anaknya. Osama, kata Omar, jago matematika. Osama bahkan gemar menguji kecepatan hitungnya dengan kalkulator.

“Ayah saya sangat terkenal punya kemampuan hebat di matematika. Banyak yang datang ke rumah sambil membawa kalkulator dan menantang kemampuannya,” tambah Omar.

Menurut cerita Najwa, dia dan Osama pernah pergi ke Amerika Serikat pada 1979, pasca revolusi Iran. Di AS, Osama bertemu Abdullah Azzan, ulama radikal Palestina yang lantas menjadi guru spiritualnya.

Setelah itu, Osama pergi ke Afganistan, membantu kelompok perlawanan terhadap Uni Soviet. Salah satu tujuan pergi ke Afganistan, sangat romantis, agar bisa menceritakan pada anak-anaknya kisah kepahlawanannya dalam perang.

Namun, ketika kembali dari Afganistan, Osama menjadi sosok yang kaku.

Dalam buku yang ditulis Najwa, juga terungkap bahwa Osama setidaknya punya  satu mobil Mercedes berwarna emas dan  speedboat.

“Tak ada yang hal yang memuaskan untuk dia selain ngebut di gurun, lalu dia akan meninggalkan mobilnya dan berjalan di gurun,” kata dia.

“Hobi favoritnya adalah berkebun. Menanam jagung terbaik dan bunga matahari yang besar,” tambah Najwa.

Sumber:Vivanews.com





Aris Ma’ruf, Pengawal Noordin M.Top Serahkan Diri

4 10 2009

Aris Ma’ruf yang diduga sebagai pengawal almarhum Noordin M Top menyerahkan diri ke polisi, Sabtu (3/10/2009). Aris merupakan DPO kasus terorisme sejak tahun 2006, tepatnya setelah terjadinya penyergapan di Kretek Wonosobo. Dalam penyergapan itu, Abdul Hadi alias Bambang dan Jabir alias Gempur Budi Angkoro tewas, sedangkan Aris lolos. Beberapa waktu kemudian, dalam penyergapan di Temanggung, Aris juga lolos. Selama buron, dia melanglang ke berbagai tempat. Menurut informasi yang dihimpun detikcom, Aris menyerahkan diri ke polisi Sabtu (3/10/2009) dini hari. Dengan diantar perangkat desa, lelaki berusia 28 tahun itu mendatangi Polres Temanggung. Tak lama kemudian, dia dijemput petugas dari Polda Jateng. Namun hingga saat ini, tak ada pejabat polda yang memberikan penjelasan soal penyerahan diri Aris. “Ya, dia sedang diperiksa,” kata sumber di kepolisian. Aris tercatat sebagai warga Desa Lembutjati, Kecamatan Gemawang, Temanggung, Jateng. Menurut informasi, saat ini dia tengah ‘dititipkan’ di Markas Brimob Polda Jateng. (Source:Yahoo Indonesia)





Nenek 107 Tahun Siap Nikah ke-23

18 09 2009

Wook Kundor tergolong ’perempuan istiimewa’. Di usianya yang lebih dari seabad atau 107 tahun, nenek berkebangsaan Malaysia ini siap menikah lagi untuk yang ke-23. Hal tersebut ia lakukan, karena Nenek Wook takut suaminya yang ke-22 yakni Muh. Noor Che Musa yang baru berumur 37 tahun ini meninggalkan dirinya. Pasalnya, lelaki muda yang ia nikahi tujuh tahun lalu itu kini kecanduan narkoba. Dan sedang menjalani masa rehabilitasi. ”Saya sadar bahwa saya perempuan berumur. Saya tak memiliki tubuh perempuan muda yang bisa menarik perhatian siapa pun,” ujarnya. Nenek Wook mengungkapkan alasan niatnya untuk menikah lagi dikarenakan ia tidak mau kesepian. Terlebih menjelang Lebaran seperti sekarang. Muhammad yang kini menjadi suaminya, dulunya adalah anak kost Nenek Wook. Oalahhhhh ternyata cinlok toch. Bagi anda yang sedang ngekost, hati-hatilah dengan pesona ibu kost Anda. Tak peduli berapapun usianya.





‘Mengusir’ Remaja Pulang ke Rumah dengan Musik Jadul

6 09 2009

Banyak  jalan menuju roma. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menyuruh remaja yang gemar ‘dugem’ pulang ke rumah. Beragam cara sudah dilakukan Pusat Komunitas Hilton di Inggrisuntuk ‘mengusir secara halus’ kaum muda, namun belum membuahkan hasil. Hingga klub ditutup pun, sekitar pukul 22.00 para ABG  tetap ogah beranjak dari ruangan. “Banyak kegiatan yang dilakukan di Pusat Komunitas Hilton dan para remaja tersebut sangat menikmatinya,” kata John Finnie, konselor di komunitas tsb.

Akhirnya, Pusat Komunitas Hilton di Interness, Inggris pun memutar lagu-lagu jadul alias lagu lawas  yang tidak akrab di telinga para remaja seperti lagunya Julie Andrews. Lagu berjudul My Favorite things dan The Hills are Alive pun segera memenuhi ruangan. Ternyata, setelah lagu jadul itu diputar, para remaja pun dengan sukarela pulang ke kandangnnya masing-masing. Cara ini  ampuh mengusir mereka pulang. Pasalnya, kaum remaja  jadi bete karena tidak mengenal lagu yang diputar. Setidaknya ini menjadi ide bagi klub malam yang susah mengusir orang tua untuk pulang ke rumah, putar saja lagu anak-anak…..Dijamin para ortu pulang, karena ingat anaknya masing-masing di rumah hahahaha….(AFP&Media Indonesia)








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.